AKSI ORMAWA GELAR BERSIH PASCABANJIR, KETUA DPM POLNES: JANGAN HANYA MAHASISWA

Samarinda, 29 Mei 2025 – Politeknik Negeri Samarinda (POLNES) kembali dilanda banjir yang merendam sejumlah sekretariat Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM). Menyikapi kondisi tersebut, organisasi mahasiswa (ORMAWA) secara spontan menggelar aksi bersih-bersih kampus tanpa adanya perencanaan. Aksi ini digerakkan langsung oleh Ketua Umum Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM), Muhammad Ali Shodiq, yang merasa prihatin atas dampak banjir yang kerap terjadi.

Menurut Ali, kegiatan ini bukan sekedar inisiatif sepihak, tetapi merupakan reaksi cepat atas situasi darurat yang terjadi. Ia menyebut telah beberapa kali menyampaikan keluhan kepada pihak kampus, namun belum ada tindakan nyata. “Kami sudah follow up ke pihak atas, tapi belum ada langkah konkret. Kalau menunggu terus, kapan selesainya?” ujarnya.

Ali juga mengungkapkan bahwa banjir terjadi akibat tersumbatnya saluran pembuangan air ke danau. Ia secara pribadi melakukan pemantauan dan membagikan video kondisi lapangan ke grup pimpinan Ormawa dan pihak kemahasiswaan. Respons cepat dari beberapa Ormawa mendorong terlaksananya aksi gotong royong di hari yang sama.

Meski kegiatan ini dilakukan dengan ikhlas, Ali tidak menampik adanya kekecewaan terhadap minimnya dukungan dari pihak kampus. Ia menyoroti lemahnya peran Kepala Subbagian (Kasubag) dalam menanggapi situasi tersebut. “Kami sudah kumpulkan sampah, tapi ketika minta tolong untuk diangkut, malah ditolak dengan alasan itu wilayah mahasiswa. Lalu, apakah kampus hanya milik jurusan saja?” tegasnya.

Ia menambahkan, bantuan yang diberikan pihak kampus hanyalah penyediaan mobil, itu pun harus melalui proses peminjaman surat. Ali berharap ke depannya ada penguatan pada tugas pokok dan fungsi dari setiap bagian agar tidak hanya mahasiswa yang harus turun tangan menghadapi persoalan kebersihan dan banjir.

Menutup wawancara, Ali menyatakan bahwa dirinya mendengar wacana pembangunan saluran irigasi oleh pihak kampus, namun belum ada kejelasan terkait pelaksanaan. “Selama belum ada bukti tertulis atau aksi nyata, kami belum bisa percaya sepenuhnya. Maka, selama masih bisa kami tangani sendiri, kami akan terus bergerak.” ujarnya.

Sumber: Ketua Umum DPM, Muhammad Ali Shodiq.

🎙 Reporter: @aslatir_3
📷 Fotografi: @unrivaled_kuinn

Follow Us on Our Social Network:
📷Instagram: @ukmjurnalistik @lensapolnes__ @Ujurney_polnes
🎥Youtube: UKM Jurnalistik POLNES
✉Email: [email protected]

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *