Samarinda, 28 Juli 2025 — Politeknik Negeri Samarinda (POLNES) mengambil langkah berani dengan menghapuskan nama dan konsep OMARU, yaitu orientasi mahasiswa baru yang selama ini dikenal luas, dan menggantinya dengan PERMATA 2025 (Pekan Raya Mahasiswa Tahun Angkatan 2025). Langkah ini bukan sekadar pergantian nama, melainkan upaya besar-besaran untuk membangun kultur baru yang lebih edukatif, humanis, dan inovatif.

PERMATA merupakan wajah baru dari kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) yang akan dilaksanakan pada 4–5 Agustus 2025 mendatang. Berbeda dari OMARU yang kerap diasosiasikan dengan praktik perpeloncoan, PERMATA hadir dengan konsep yang membangun, ramah, dan mendidik. “Nama OMARU itu sudah identik dengan kekerasan fisik. Padahal sekarang, pendekatan seperti itu sudah sangat tidak relevan. Karena itulah kami mengubah nama dan metode kegiatan,” ujar Hariyanto, selaku Koordinator Umum
Pergantian nama dan konsep ini merupakan tindak lanjut dari pedoman baru Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) yang melarang kegiatan fisik sebagai bentuk kedisiplinan dalam PKKMB, seperti push-up, baris-berbaris, hingga bentuk hukuman fisik lainnya dan dihapuskan total dari skema kegiatan.

PERMATA 2025 menghadirkan beragam materi dan aktivitas yang membangun karakter akademik dan sosial mahasiswa. Salah satu terobosan terbesarnya adalah pelaksanaan Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI), yang bertujuan menumbuhkan budaya riset dan inovasi sejak dini. “Kita ingin membentuk mahasiswa yang sadar fungsi dan perannya sebagai agen perubahan. Bukan sekadar datang ke kampus, tapi benar-benar berkembang dan bermanfaat bagi masyarakat,” Ujar Hariyanto
Kegiatan ini melibatkan berbagai pihak kampus mulai dari birokrasi, satpam, organisasi mahasiswa, hingga mahasiswa umum melalui program open volunteer. Tentara tetap dilibatkan, namun hanya dalam fungsi pengamanan, bukan pembinaan.

Panitia telah melaksanalkan kick-off PERMATA sebagai bentuk sosialisasi awal kepada calon mahasiswa baru (CAMABA). Gladi bersih telah dilaksanakan pada 2 Agustus 2025. Namun, panitia masih menghadapi beberapa tantangan, seperti minimnya keaktifan dari beberapa divisi serta penyesuaian akibat efisiensi anggaran.

Hariyanto berharap kegiatan ini dapat menjadi pijakan awal yang kuat bagi mahasiswa baru untuk mengenali jati diri mereka sebagai insan akademis. “Tidak semua orang bisa jadi mahasiswa. Kalian adalah yang terpilih. Manfaatkan momen ini untuk jadi pribadi yang unggul dan berdampak,” ujarnya.
Sumber: Slamet Hariyanto selaku Koordinator Umum PERMATA 2025
•••
🎙 Reporter: @dhitaaprl__ @aadriansh_
📷 Fotografi: @exzwlnz__
Follow Us on Our Social Network:
📷Instagram: @ukmjurnalistik @lensapolnes__ @Ujurney_polnes
🎥Youtube: UKM Jurnalistik POLNES
✉Email: [email protected]




