MAHASISWA POLNES RAIH JUARA 2 LEWAT INOVASI APAR

Samarinda, 13 April 2026 – Muhamad Akbar Syahputra, mahasiswa Teknik Kimia Politeknik Negeri Samarinda, berhasil meraih Juara 2 dalam Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) Kaliandra Science kategori Kebencanaan yang diselenggarakan oleh PT Kilang Pertamina Internasional RU V Balikpapan. Pengumuman pemenang lomba tersebut disampaikan pada 23 Januari 2026. Prestasi itu diraih melalui inovasi alat pemadam api ringan (APAR) foam portable berbasis surfaktan sabun dari minyak jelantah sebagai solusi pencegahan kebakaran rumah tangga.

Prestasi tersebut tak lepas dari kepeduliannya terhadap tingginya risiko kebencanaan di Indonesia. Menurutnya, isu kebencanaan memiliki dampak besar bagi masyarakat. “Di Indonesia sendiri sering terjadi kebencanaan dengan risiko yang cukup tinggi, tidak hanya menyebabkan kerugian materi tetapi juga dapat merenggut nyawa. Karena itu, topik ini sangat penting untuk dibahas,” ujarnya.
Ide tersebut berawal dari kesempatan mengunjungi wilayah Kampung Kaliandra di Balikpapan Baru. Dari hasil pengamatan, ia menemukan sejumlah permasalahan seperti kondisi tanah serta permukiman yang padat dan rapat, sehingga berpotensi menimbulkan bencana kebakaran dan longsor. Hal itu kemudian mendorongnya mengembangkan alat pemadam api ringan (APAR) foam portable berbasis surfaktan sabun dari minyak jelantah. Perangkat ini dirancang lebih sederhana dibandingkan APAR pada umumnya, sehingga dapat digunakan tanpa memerlukan pelatihan khusus serta memungkinkan masyarakat untuk membuat dan menggunakannya secara mandiri.

Dalam proses penyusunan karya, tantangan utama terletak pada upaya menghadirkan inovasi yang tidak hanya menarik secara konsep, tetapi juga sesuai dengan kebutuhan masyarakat di lokasi penelitian. Persaingan dengan peserta dari berbagai perguruan tinggi turut menjadi motivasi tersendiri. Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak lepas dari upaya menghadirkan ide yang relevan dan dapat diterapkan secara nyata.

Lebih lanjut, ia menilai mahasiswa memiliki peran penting dalam menghadirkan ide dan inovasi untuk memecahkan berbagai permasalahan di masyarakat. Namun, tantangan yang kerap dihadapi adalah bagaimana menuangkan ide tersebut ke dalam karya tulis ilmiah yang terstruktur. Ia juga menekankan bahwa isu kebencanaan menjadi topik penting untuk diangkat mengingat dampaknya yang besar, baik dari segi kerugian materi maupun korban jiwa.

Ia pun berpesan kepada mahasiswa untuk tidak ragu mengikuti lomba karya tulis ilmiah. Menurutnya, rasa tidak percaya diri terhadap ide sering kali menjadi hambatan, padahal ide sederhana dapat dikembangkan menjadi karya bernilai jika disesuaikan dengan permasalahan yang aktual. Ia juga mendorong mahasiswa untuk terus berani berkontribusi melalui gagasan yang relevan dengan kondisi saat ini.
Sumber: Muhamad Akbar Syahputra selaku Pemenang Lomba

●●●
👤Admin: @herlitaadhalianf
🎙Reporter:@nrndlaftrydi
📷Fotografi: @leonnn0_
Follow Us on Our Social Network :
Instagram: @ukmjurnalistik @lensapolnes_ @Ujurney_polnes
Youtube: UKM Jurnalistik POLNES
✉Email: [email protected]
– – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – –
#mahasiswa #penulis #director #lensapolnes #mediakampus #polnes #jurnalistik
#jurnalis #journalism #documentary

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *