Samarinda, 23 Oktober 2025 – Mahasiswa Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Samarinda (POLNES) kembali menorehkan prestasi membanggakan pada ajang Kontes Mahasiswa Informatika Politeknik Nasional (KMIPN) VII yang digelar pada 15–29 September 2025 di Politeknik Negeri Padang, Sumatera Barat.

Kompetisi bergengsi antar-politeknik ini diikuti oleh ratusan peserta dari seluruh Indonesia. Dari 14 tim POLNES yang mengirimkan proposal, 6 tim berhasil lolos ke babak final, masing-masing terdiri dari: 1 tim Hackathon (Juara 3 Kategori Poster), 1 tim Keamanan Siber (Juara 3 Kategori Scooreboard Freeze Time), 1 tim e-Government (Juara 1 Kategori Inovasi),1 tim Perencanaan Bisnis PIK (Juara 3 Kategori Prototipe), dan 2 tim Animasi yang masing-masing berhasil menjadi Juara 1 Kategori Ide Cerita dan Juara 2 Kategori Sinematografi.

Pelaksanaan KMIPN VII dibagi menjadi dua skema, yaitu offline dan online. Dua kategori lomba, yaitu Hackathon dan Keamanan Siber, dilaksanakan secara offline di Politeknik Negeri Padang. Sementara kategori Animasi, E-Government, dan Perencanaan Bisnis TIK dilaksanakan secara online melalui video conference.

Tim animasi yang diketuai Muhammad Zaky Firdaus menampilkan karya berjudul “Memora”, sebuah inovasi yang menggabungkan kecerdasan buatan (AI) dengan nilai-nilai emosional tentang kenangan dan keluarga. “Kami ingin menunjukkan bahwa teknologi tidak selalu kaku. Dengan AI, kami mencoba menghadirkan cerita yang menyentuh dan bermakna,” ujar Zaky. Ia menambahkan bahwa proses pengerjaan dilakukan dalam waktu singkat, hanya sekitar dua minggu, dengan kerja sama tim yang intens.
Sementara itu, di kategori Keamanan Siber, tim yang dipimpin Alvin Grand Putra juga menampilkan performa terbaik dalam lomba live challenge yang menuntut kecepatan dan ketepatan peserta dalam menyelesaikan berbagai permasalahan keamanan digital. “Lombanya seperti kompetisi e-sport. Kami hanya punya waktu seminggu untuk persiapan, tapi berusaha semaksimal mungkin. Hasilnya jadi pengalaman berharga buat kami,” ujar Alvin.

Keberhasilan keenam tim finalis POLNES ini tidak lepas dari peran para pembina lomba yang senantiasa memberikan dukungan dan pendampingan sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan. Salah satu pembina, Dwi Titi Maysaroh, menyampaikan apresiasi atas semangat dan kerja keras mahasiswa. “Mahasiswa TI POLNES punya potensi besar. Kami para pembina hanya membantu mengarahkan dan mendampingi, sementara semangat dan ide kreatif datang dari mereka sendiri,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa seluruh pembina berperan aktif dalam memberikan pelatihan, mengevaluasi karya, hingga memastikan kesiapan administrasi peserta. “Kami melihat bagaimana mahasiswa bekerja keras, bahkan rela lembur demi hasil terbaik. Semangat seperti inilah yang membanggakan dan patut diapresiasi,” tambahnya.

Bagi para peserta, pengalaman di KMIPN VII bukan hanya tentang kompetisi, tetapi juga kesempatan untuk belajar, membangun jejaring, dan mengenal budaya baru. “Kami bangga bisa membawa nama POLNES di ajang nasional. Ini menjadi motivasi untuk terus berkembang dan berinovasi,” tutup Zaky.
Sumber: Dwi Titi Maysaroh selaku pembina, Muhammad Zaky Firdaus dan Alvin Grand putra selaku peserta
🎙 Reporter: @_rann_6
📷 Fotografi: @exzwlnz__
Follow Us on Our Social Network:
📷 Instagram: @ukmjurnalistik @lensapolnes__ @Ujurney_polnes
🎥 YouTube: UKM Jurnalistik POLNES
✉ Email: [email protected]




