Samarinda, 5 Oktober 2025 – Ajang kompetisi olahraga antar mahasiswa terbesar di Indonesia, Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS) XIX 2025, yang diselenggarakan di Jawa Tengah pada 19–27 September 2025, telah melahirkan banyak atlet berprestasi.

Salah satunya adalah Muhammad Arif Fathurrozy dari cabang olahraga (cabor) pencak silat yang berhasil membawa pulang medali perunggu atau juara tiga. Untuk cabang olahraga pencak silat, pertandingan dilaksanakan di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS).
Saat diwawancarai, atlet peraih medali perunggu tersebut menceritakan perjalanannya selama mengikuti kompetisi. Ia mengaku telah melakukan persiapan yang cukup matang dengan mengikuti pemusatan latihan selama kurang lebih dua bulan.

Namun, tantangan terberat yang dihadapinya bukanlah lawan di arena, melainkan dirinya sendiri, khususnya dalam hal penyesuaian berat badan. “Saya harus menghadapi diri saya sendiri. Kan saya main di kelas under 55 kg, sedangkan pada saat itu berat saya 60 kg. Jadi dalam waktu kurang lebih sebulan, saya harus lumayan banyak nurunin berat badan saya untuk jadi 55 kg,” ungkapnya.
Di akhir wawancara, Arif menyampaikan pesan motivasi untuk mahasiswa lain yang ingin berprestasi di bidang olahraga. “Motivasinya, tidak perlu cepat-cepat untuk mengejar suatu impian yang ada di atas, tapi tetap terus berjalan. Untuk mengejar cita-cita itu tidak apa-apa pelan, yang penting tetap terus berjalan,” tutupnya.
Sumber: Muhammad Arif Fathurrozy
●●●
🎙 Reporter: @rahmat_fitono
📷 Fotografi: @andifitrin
Follow Us on Our Social Network :
📷Instagram: @ukmjurnalistik @lensapolnes_ @Ujurney_polnes
🎥Youtube: UKM Jurnalistik POLNES
✉Email: [email protected]




