Samarinda, 07 September 2025 – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Jurnalistik Politeknik Negeri Samarinda (POLNES) menggelar Seminar Nasional Pekan Jurnalistik di Aula Dinas Pendidikan dan Olahraga Samarinda (Dispora). Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 WITA ini menghadirkan dua pemateri, Valentinus Resa dan Fitri Wahyuningsih, dengan topik seputar kebebasan berpendapat, tantangan jurnalis dari ancaman hingga intimidasi, serta pentingnya generasi muda berani menekuni dunia jurnalistik.

Valentinus Resa atau yang kerap disapa Valresa menyampaikan bahwa mengikuti acara seperti ini merupakan sebuah privilege yang berharga bagi mahasiswa. Ia berpesan agar peserta tidak hanya terpaku pada ilmu di bangku kuliah, melainkan terus menggali potensi diri melalui berbagai platform pembelajaran lain. “Gunakan kesempatan ini untuk terus mengeksplorasi diri agar mengetahui kelebihan sekaligus kekurangan masing-masing. Dengan begitu, ketika nantinya masuk ke industri media, teman-teman sudah lebih siap menghadapi tantangan,” ujarnya. Valresa juga berharap agar kegiatan ini bisa menjadi agenda rutin tahunan yang konsisten dan mampu melahirkan generasi baru di dunia jurnalistik.

Sementara itu, Fitri yang juga selaku narasumber menilai bahwa Pekan Jurnalistik kali ini sangat menarik karena tidak hanya berfokus pada seminar, tetapi juga dirangkai dengan berbagai kegiatan seperti menulis artikel, fotografi, dan desain grafis. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi ruang penting untuk mengenalkan kondisi terkini jurnalisme, khususnya di Kalimantan Timur. Ia menekankan bahwa walaupun jurnalis bekerja untuk kepentingan publik, mereka tetap harus diawasi dan dikritisi agar tetap berjalan lurus sesuai fungsinya. “Harapan saya, publik bisa mendukung sekaligus mengawasi kerja-kerja jurnalis untuk tetap mengawal kepentingan publik dan menyuarakan aspirasi warga,” jelasnya.

Fitri juga mengaku terkesan dengan antusiasme peserta yang hadir jauh lebih banyak dari ekspektasinya. Ia berharap, dari banyaknya peserta yang hadir, ada yang benar-benar berminat terjun menjadi jurnalis profesional. “Generasi Z punya cara pandang yang kritis, sehingga bisa melahirkan jurnalisme yang lebih berani, tajam, dan relevan dengan audiens seusia kalian,” tambahnya.

Menutup kesan dan pesannya, Fitri berharap agar Pekan Jurnalistik tidak hanya berlangsung sebagai kegiatan tahunan, tetapi juga mampu menjangkau audiens yang lebih luas, termasuk siswa SMA. Menurutnya, anak SMA kini semakin kritis dan berpotensi besar untuk dilibatkan sebagai bentuk pengkaderan awal dalam dunia jurnalistik.
Sumber: Valentinus Resa dan Fitri Wahyuningsih selaku Pemateri Seminar Pekan Jurnalistik 2025
Sumber Gambar : Panitia Pekan Jurnalistik
●●●
🎙 Reporter:@_rann_6
🎥 Fotografi:@alisyanurhfiza
Ikuti Kami di Jejaring Sosial Kami:
📷Instagram:@ukmjurnalistik @lensapolnes_ @Ujurney_polnes
🎥Youtube: UKM Jurnalistik POLNES
✉Email: [email protected]




